Rabu, 08/09/2010
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com | Baca berita seputar ramadhan pada menu Umum -- Mozaik Ramadhan --

Golkar Belum Pinang Sunarna

Kamis, 11/03/2010 09:00 WIB - lim

KLATEN—Hingga tenggat waktu terakhir, Rabu (10/3) kemarin, tim Pilkada Partai Golkar Klaten belum memperoleh kepastian sikap dari calon bupati incumbent Sunarna. Seperti diketahui sang incumbent juga dipinang oleh PDI Perjuangan untuk maju Pilkada mendatang.
Sementara desakan untuk mengetahui sikap politik Sunarna itu datang dari DPD Golkar Jateng. Tim Pilkada Golkar Klaten diberi waktu memperoleh kepastian itu sejak Minggu (7/3) hingga Rabu (10/3). Ketua Tim Pilkada Golkar Klaten, Anang Widayaka, mengaku kesulitan menemui Sunarna dalam beberapa hari terakhir karena sangat sibuk. “Mas Narno (Sunarna) masih sibuk dengan kegiatan pemerintahan dalam waktu-waktu ini,” ujarnya.
Sunarna kata Anang, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Klaten juga berhalangan hadir dalam rapat internal partai membahas Pilkada, Rabu (10/3) sore. Padahal jika Sunarna hadir, maka akan langsung dilakukan klarifikasi. “Atas usulan Dewan Pertimbangan, kami diberikan waktu lagi hingga 17 Maret. Mau tidak mau, baik atau buruk. Apa pun hasilnya, terakhir 17 Maret besok!” harapnya.
Upaya mendapatkan kepastian dari Sunarna tersebut, menurut Anang karena hasil Musda Golkar kemarin telah sepakat mengusung nama Sunarna pada Pilkada mendatang.
Cari Calon Lain
Namun demikian, langkah politik baru akan dilakukan jika ternyata Sunarna lebih memilih PDIP sebagai kendaraan politiknya untuk maju Pilkada nanti. Langkah itu salah satunya dengan membuka pendaftaran calon bupati baru pada 20 Maret mendatang. “Nama-nama itu akan dilakukan survei,” terangnya.
Sementara itu Bupati Klaten, Sunarna saat diklarifikasi perihal sikap politiknya belum buka suara dan terkesan menghindar. Dia hanya mengaku Pilkada dalam pandangan politisnya sebagai kepala daerah masih terlalu dini untuk dibeberkan.
Sebagai bupati yang masih aktif, Sunarna menekankan sisa jabatannya yang tinggal tujuh bulan masih banyak yang harus diselesaikan. “Pilkada masih lama, kita konsentrasi dulu ke pemerintahan,” ujar Sunarna.
Terkait klarifikasi dari Tim Pilkada Golkar kepada dirinya, bapak tiga orang anak ini mempersilakan kapan saja bisa ditemui.
Sementara, PDIP Klaten merasa sudah mantap mengusung Sunarna berpasangan dengan Hartini (mantan Ketua DPC PDIP Klaten) dalam Pilkada Klaten mendatang. Hal ini dibuktikan dengan kelengkapan berkas-berkas profil Sunarna yang diserahkan oleh DPC PDIP Klaten kepada DPP dalam Konferda PDIP, Senin (8/3) lalu. (lim)